Manusia adalah makhluk sosial yang hidup dan kehidupannya selalu bersinggungan dengan manusia yang lain. Oleh sebab itu, seseorang harus pandai menempatkan diri dalam kehidupan sosial agar tidak menyakiti dan merugikan orang lain. Hal inilah yamg melatarbelakangi pentingnya etika dalam kehidupan. Manusia pada dasarnya bukan untuk mencari musuh. Setiap orang hidup dengan tujuan yang sama, perdamaian dan persaudaraan. Etika merupakan seperangkat aturan yang berfungsi mengatur dan mengajari seseorang dalam bersikap. Etika akan membimbing manusia untuk berlaku sopan dan pantas terhadap orang lain. Akan tetapi jika dalam kehidupan tidak terdapat etika yang mengatur, maka permusuhan akan terjadi sebagai bentuk dari hasil interaksi yang tak saling menguntungkan.
Seperti yang kita ketahui dan sadari bersama bahwa, dalam perkembangan suatu daerah akan banyak sekali kemungkinan-kemungkinan timbulnya dampak yang akan mempengaruhi kehidupan masyarakat, baik itu berupa dampak negatif maupun dampak positif. Saat ini, Daerah Lombok sedang berada dalam proses pembangunan bertarap Internasional. Dengan adanya Bandara Internasional Lombok (BIL), setidaknya akan berpengaaruh sekali bagi masyarakat Lombok pada khususnya. Pengaruhnya akan mengarah pada pola hidup dalam proses interaksi sosialnya. Kemungkinan pengaruh buruknya adalah pola hidup masyarakat akan cenderung mmenggunakan pola kehidupan orang orang moderen. Sehingga akan menyesuaikan diri dengan sifat kata Internasional itu sendiri. Dan dampak baiknya adalah lapangan pekerjaan akan terbuka lebar bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan usaha sehingga mampu mengurangi angka kemiskinan da Daerah Lombok.
Sehubungan dengan berlangsungnya proses pembangunan tersebut, untuk mengantisipasi hal-hal buruk dari dampak pembangunan itu, maka kita harus tetap mempertahankan nilai-nilai etik yang terkandung dalam adat istiadat budaya kita. Karena didalam budaya kita terkandung nilai-nilai kearifan yang mengatur dan mengarahkan kita kepada kehidupan yang damai dan bersaudara. Jika nilai-nilai luhur ini terhapuskan oleh proses internasionalisasi dalam daerah kita, maka identitas daerah kita akan terhapus pula. Kita boleh internasional, tetapi identitas daerah kita harus tetap utuh dengan mempertahankan nilai-nilai luhur yang terkakndung dalam budaya kita.
Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh kelompok orang dan diwariskakn secara turunn temurun dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari unsur unsur yang sangat rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, bentuk bangunan dan karya seni.
Didalam proses pembangunan suatu daerah, budaya memiliki peran yang sangat penting sebagai faktor penunjang kelancaran pembangunan tersebut. Karena selain sebagai identitas daerah, budaya juga mampu menghasilkan daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah tertentu. Dalam arti luas, kebudayaan dari suatu daerah mampu dijadikan sebuah tujuan objek wisata bagi wisatawan asing maupun wisatawan domestik. Tentu dengan masuknya wisatawan asing ke dalam daerah kita akan membawa suatu pengaruh juga terhadap budaya kita. Akulturasi budaya akan terjadi, tetapi yang terpenting adalah bagai mana menjaga agar budaya kita tetap lestari dan utuh.
Itulah fungsi dan peran dari etika yang mengatur pola kehidupan agar tidak terkontaminasi oleh budaya luar daerah. Karena para wisatawan yang datang ke daerah kita secara langsung mempelajari budaya-budaya daerah yang kita miliki. Jika budaya yang kita miliki ini mampu dijadikan sebagai tujuan objek wisata bagi para wisatawan, maka perkembangan suatu daerah akan semakin pesat dan sangat menunjang kemajuan suatu daerah.
Pariwisata merupakan sebuah perjalanan yang dilakukan untuk liburan dan rekreasi. Mengunjungi tempat-tempat yang memiliki daya tarik tersendiri adalah tujuan dari kegiatan pariwisata. Seperti halnya di Lombok, banyak sekali tempat-tempat yang memilik daya tarik yang tinggi terhadap wisatawan. Dari berbagai unsur alam sampai sampai hasil karya dari masyarakatnya.
Meski banyak sekali objek-objek wisata yang memiliki potensi, akan tetapi masih minim sekali penyediaan akomodasi-akomodasi penunjangnya. Pemerintah Daerah masih memangku tangan dalam menindak lanjuti hal ini. Padahal daerah wisata sangat menunjang proses pembangunan suatu daerah. Daerah yang menjadi objek wisata pun cepat dikenal oleh masyarakat luar. Daerah wisata juga mampu menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat daerah sekitar pariwisata untuk mengembangkan usaha sehingga angka kemiskinan dan angka pengangguran di daerah kita sedikit teratasi.
Jadi kesimpulannya adalah dalam perkembangan suautu daerah akan banyak sekali pengaruh-pengaruh yang timbul terhadap kehidupan masyarakat. Perkembangan daerah wisata misalnya, tidak bisa dipungkiri pengaruhnya. Apalagi dengan didukung oleh adanya Bandara Internasional Lombok (BIL) yang mempermudah akses menuju daerah-daerah wisata yang ada di daerah Lombok. Banyak sekali wisatawan asing yang akan menuju daerah-daerah tersebut. Tentu akan terjadi pengakulturasian budaya yang dibawa oleh pendatang dengan budaya daerah setempat. Permasalahannya adalah bagaimana supaya budaya-budaya kita tetap lestari dan tidak terkontaminasi oleh budaya asing.
Saat ini memang sudah tampak, dimana pola kehidupan masyarakat di kota bahkan sampai di desa pun terlihat sudah mulai terjangkit oleh pengaruh budaya asing. Dari cara berpakaian, bertingkah laku dan berbahasa. Sopan santun seolah tidak tampak dan hanya sebatas formalitas semata. Sementara itu, “Budaya Sasak” adalah budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan, kelurusan dan rasa persaudaraan. Apakah Budaya Sasak sudah tidak ada lagi atau mungkin sudah digantikan oleh budaya baru yang lebih moderen dan internasional.
Untuk menyikapi masalah ini kita perlu menerapkan dan mempertahan nilai-nilai etik yang terkandung dalam budaya kita. Agar kita tetap dalam damai dan bersatu padu. Karena bagaimanapun, jika suatu kehidupan tidak terikat oleh nilai-nilai etika yang berbudi luhur, maka akan menimbulkan rasa tidak nyaman di lingkungan masyarakat dan juga bagi para pengunjung yang datang ke daerah kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar