Rabu, 01 Februari 2012

Tugas Akhir Administrasi Perkantoran


Nama                          : ABDURRAHIM
Nim                             : 2010210001
Jurusan                      : Ilmu Administrasi Negara
Mata Kuliah              : Administrasi Perkantoran
Dosen                          : Drs. Sugeng Rusmiwari, M.Si.

Tugas Akhir Administrasi Perkantoran
  1.  Administrasi dalam arti sempit adalah pekerjaan kantor / tata usaha ketata usahaan (clirecal work) dan( to serve) melayani, dan dalam arti yang lain dikenal baik sebagai ilmu maupun sebagai seni yang dilaksanakan oleh administrator public / leader / manager.
Tugas:
A.       Jelaskan hakekatnya ?
B.       Apa saja sumber daya yang dapat dioptimalkan sehingga efektif, efisien dan rasional, jelaskan singkat ?
C.       Apa saja kendalanya dan bagaimana solusinya ?

Jawab.
A.    Administrasi perkantoran merupakan ilmu yang kajiannya meliputi pengaturan, penempatan (spesialisasi) berdasarkan apa yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. akan tetapi secara singkat Administrasi perkantoran adalah ilmu mengenai pekerjaan kantor.
B.     Sumber daya yang harus dioptimalkan yaitu sumber daya manusia sebagai penggerak yang menguasai kantor tersebut. disini ada tiga posisi yang harus ditingkatkan seara terus menerus yaitu: Top Leader, Midle Lidear dan Low Leader. Keharmonisan dan upaya pengarahan oleh Top Leader harus selalu dijaga dan ditingkatkan agar efektifitas dalam bekerja tercipta dan tercapai segenap tujuannya.



Adapun sumber daya penunjang lainnya adalah:
1.      Manusia.
Dalam sebuah organisasi, manusia merupakan dimensi paling utama dikarenakan sifat manusia sebagai manusia pekerja.
2.      Uang (Modal)
Modal sangat dibutuhkan untuk kelengkapan peralatan dan juga untuk membiaya segala kebutuhan pegawai.
3.      Perlengkapan kerja.
Perlengkapan kerja meliputi:
a.       ATK (Alat Tulis Kantor) diantaranya adalah:
-          Pulpen
-          Kertas
-          Buku Laporan
-          Buku Perbendaharaan
-          Buku Agenda Rapat
-          Tinta
-          Sepidol
-          Time table
-          Buku Tamu
b.      Permesinan
-          Lap Top
-          Komputer
-          Mesin Cetak
-          Telepon
-          Kalkulator
-          Mesin Ketik Manual (Klasik)
c.       Impentaris
-          Meja Kerja
-          Kursi
-          Kotak Saran
-          Struktur Lembaga
-          Lemari Berkas
4.      Situasi (Waktu)
5.      Informasi
C.     Kendala beserta Solusinya
Kendala:
1.      Perekrutan pegawai bukan berdasarkan Daptar Urutan Kerja (DUK). Akan tetapa sering mengambil secara atau berdasarkan garis keluarga.
2.      Pelayanan kurang terbuka dan masih bersifat privat.
3.      Masih lebih mengedepankan profit untuk pribadi.
4.      lingkungan kerja sering berkotak kotak.
Solusi:
1.      Perekrutan pegawai harus sesuai dengan posisi yang sedang dibutuhkan dan berdasarkan profesi yang di optimalkan.
2.      Pelayanan harus lebih terbuka dan lebih transparansi kepada setiap pegawai dan juga Publik.
3.      Profit lebih diutarakan kepada saham lembaga. untuk penyediaan modal pembelian kekurangn perlengkapan perkantoran kembali.
4.      Seluruh pegawai tidak harus berkelompok atas dasar kesamaan tujuan. para pegawai harus bekerja sama secara penuh untuk mewujudkan dan menyediakan pelayanan yang terbaik bagi Publik.

2.      Pada dasarnya fungsi Leader dalam organisasi dituntut mampu mengendalikan menyusun Sistem dan Prosedur Administrasi Perkantoran dengan dasar Etika ber Organisasi dan Etika Memimpin.
Tugas:
A.    Jelaskan makna konsep tersebut di atas ?
B.     Apa/bagiamana hipotesis Etika, Organisasi dan Kepemimpinan dalam Sistem dan  Prosedur Administrasi Perkantoran agar efektif ?
C.    Apa tantangan atau hambatan untuk menjadikan Kantor sebagai rumah kedua ?

Jawab.
A.       Etika merupakan hal paling dasar dalam lingkungan organisasi. Etika disini merujuk kepada tata cara berprilaku dan bertindak sehingga tercapai kondisi yang harmonis dan damai antara jajaran kepegawaian. Akan tetapi secara khususnya, etika lebih menekankan kepada pelaku dari organisasi tersebut yaitu dimensi manusia dari suatu organisasi. Karena manusialah yang akan bertindak sebagai citra prilaku organisasi tersebut. Penerapan etika disini dilakukan oleh:
a.     Pemimpin.
Seorang pemimpin yang baik adalah yang mampu mencitrakan etika di hadapan maupun dibelakang pegawainya atau bawahannya. Selalu memberikan pengarahan jika terjadi kesalahan dan bukan harus marah. Dengan tindakan seperti ini, akan terciptakan keharmonisan dalam ruang kerja. Penyusunan sistem dan prosedur seorang pemimpin memberikan setiap pegawai kesempatan untuk memberikan pendapat. Tidak berdasarkan kehendaknya sendiri, harus bijak dan tidak otoriter.
b.    Pegawai
Sesama pegawaipun harus saling menghormati dan saling menghargai agar tercapai kerja sama yang efektif dan efisien.
B.       Hipotesis Etika, Organisasi dan Kepemimpinan.
1.     Etika.
-        Sikap saling menghormati sesama pegawai maupun dengan pimpinan.
-        Bekerjasama dengan sungguh sungguh.
-        Saling membimbing dalam kerja kolektif.
-       Disiplin waktu dalam penyelesaian tugas yang telah disesuaikan dengan kadar kesukaran dan besarnya tanggung jawab, dan datang tepat waktu bagi seluruh jajaran. Bagi pemimpin diharuskan datang lebih awal
2.    Organisasi.
-        Menerapkan peraturan demi kelancaran kerja.
3.    Kepemimpinan.
-        Bijaksana
-        Perhatian
-        Jujur Terbuka
-        Mampu menjadi contoh bagi bawahan
C.       Hambatan
-       Kurang adanya tugas lebih.
-       Fasilitas kurang mendukung
-       Kurang kerja sama dalam lingkungan kerja

3.      Pada akhirnya setiap diri yang terlibat dalam Organisasi juga akan terlibat dalam Administrasi Perkantoran, baik dia sebagai pemimpin formal maupun pemimpin sesaat. Untuk itu latar belakang / motivasi dalam Pengambilan Keputusan yang berdimensi pada Kebijakan Publik menjadi sangat bermakna.
Tugas:
A.       Jelaskan hakekat konsep tersebut dengan Paradigma Analisis Metta Administration ?
B.       Jelaskan 3 (tiga) unsur yang dominan dengan Pendekatan Metta Leadership?
C.       Kritisi Standar Penampilan Pribadi (Grooming) bilamana Keputusan yang diambil harus Benevolent Autocrat ?
Jawab.
A.    Meskipun perbedaan yang telah di spesialisasikan bagi masing masing pegawai, akan tetapi saling melengkapi membentuk seperangkat yang komplit dan lengkap.
B.     Metta leadership

Tidak ada komentar:

Posting Komentar